Ikatan Pialang Efek Indonesia
TRANSPORTASI MASSAL: Kemenhub libatkan swasta & pemda se Jabodetabek Print
Monday, 04 March 2013 23:45
Compact_atk_4485
JAKARTA--Kementerian Perhubungan akan melibatkan sejumlah investor swasta dalam proyek transportasi massal berbasis rel dan jalan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menjelaskan anggaran yang direncanakan Ditjen Perkeretapian Kementerian Perhubungan dalam masterplan perkeretapian Jabodetabek hingga 2020 mencapai Rp300 triliun. Pembangunan sarana transportasi massal berbasis rel sepanjang 585 kilometer membutuhkan anggaran Rp109 triliun dari pemerintah dan Rp191 triliun dari BUMN dan swasta. Selain melibatkan kalangan swasta, Kementerian Perhubungan juga akan mengajak pemerintah daerah di wilayah Jabodetabek. "[Pembangunan proyek] urgensinya cukup ada [untuk] transportasi massal berbasis rel. [Investasi] ada yang swasta dan Pemprov," ujarnya di sela-sela acara pemaparan masterplan transportasi Jabodetabek di Jakarta, Senin (4/3/2013). Bambang mempersilakan jika pemda di Jabodetabek yang ingin melibatkan investor asing dalam mengembangkan proyek transportasi massal. Pemerintah akan mengeluarkan peraturan presiden untuk mendukung percepatan pembangunan transportasi massal di Jabodetabek sehingga dapat mengatasi kemacetan yang terjadi. Kementerian Perhubungan, tuturnya, juga berwenang dalam penentuan pembangunan proyek transportasi massal jika pembangunan sarana transportasi itu pada lintas provinsi dan harus sesuai dengan masterplan pembangunan jaringan jalan dan perkeretapian Jabodetabek. Pembangunan sarana transportasi massal dinilai harus terintegrasi dengan moda transportasi berbasis jalan di sejumlah daerah penyangga DKI Jakarta.  (ra)  

Artikel Terkait